Sejak Bulan November 2012, kami mencoba melirik peluang usaha ayam kampung.
Sebagai awal usaha kami, kami membuat kandang sebagaimana seharusnya, dan kami siapakan segala yang perlu untuk usaha ini.
Pada bulan yang sama, kami mulai membeli induk, 8 ekor ayam betina dan 2 ekor ayam jantan. Pada bulan-buan itu, wabah penyakit yang biasa menyerang dan mematikan ayam, sedang mewabah. Tak jarang, semua ayam di pasar, telah terjangkit virus wabah itu. namun sebagai awal pembelajaran kami, kami memberanikan diri, mengadakan induk-induk ayam tadi.
Dari 10 ekor induk ayam ini, upaya kami gagal total. semuanya mati. Pada bulan desember, kami melakukan hal yang sama: membeli 8 ekor ayam betina dan 2 ayam jantan. Pada akhir Desember 2012, semuanya pamit pulang kampung abadi. Selama merawat yang sedang sakit, kami tidak menggunakan obat-obat kimia.
Karena sudah gagal total dua angkatan berturut-turut, kami memutuskan untuk pending sejenak, menunggu musim wabah itu berlalu.
Selang dua bulan ke depan, tepatnya Awal Maret 2013, kami memulai lagi. kami membeli dengan jumlah yang sama: 8 ekor ayam betina dan 2 jantan. Ternyata saat itu wabah masih ada, sehingga dari 10 ekor ayam ini, 7nya pamit pergi, dan yang selamat dari amukan wabah: 2 induk ayam betina dan 1 jantan.
Beberapa data yang sempat kami abadikan:
1. Tanggal 17 Maret 2013: induk pertama mulai menetas. dari 11 telur yang berhasil ditetas secara alamiah: 10. kami mendapatkan 10 ekor anak ayam. Baru pada Minggu ke-3, kami pisahkan dari induknya dengan memasukan ke kandang kecil yang dibuat dari kardus.saat memasukan ke kardus, ketahuan, 2 ekor anak ayam telah tiada. jadi 8 ekor yang dipelihara. dan kami bersyukur, ke delapan ekor anak ayam ini dipelihara dengan baik sehingga bertumbuh dengan amat pesat dan sehat. Bulan ke tiga, siap panen.
Setelah dipisahkan anak-anak ayam dari induknya, 2 minggu berselang, induk ayam ini mulai bertelur lagi, periode ke-2
2. Tanggal, 24 April 2013: induk ayam betina yang kedua menetaskan 8 telur dari 10. Kami mendapatkan lagi tambahan anak ayam 8 ekor. setelah 4 hari berselang, langsung kami pisahkan dan syukurlah, semuanya bertumbuh dengan baiknya. setelah 2 minggu, induknya kembali bertelur putaran 2.
Kami tidak menggunakan vaksin kimia, kami sedang mengembangkan pemeliharaan ayam kampung organik. kami menggunakan ramuan-ramuan herbal yang berbentuk bubuk dan cair, hasil racikan dari bumbu-bumbu dapur.
Pemberian pakan: dibedakan antara: usia 1-25 hari; 25 hari - 2 bulan; 2 bulan - panen.
Pakan yang kami berikan pun, sesuai dengan usia ayam.
salamku

he he, terimakasih untuk ayam kampung yang begitu renyah di kamar makan patres :)
BalasHapus